Back

Wujudkan Keseimbangan Alam, UT Purwokerto Gelar PkM

“UT Greeneration” di Klapagading Kulon

DJI_20260509083901_0056_D
previous arrow
next arrow

Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Terbuka (UT) Purwokerto sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Sabtu, 09 Mei 2026. Kegiatan bertajuk “UT Greeneration: Tanam Pohon, Tebar Ikan – Keseimbangan Alam, Warisan Masa Depan” ini dipusatkan di Desa Klapagading Kulon, Kecamatan Wangon.

Acara ini menjadi wadah kolaborasi erat antara akademisi, pemerintah daerah, dan aparat keamanan. Kehadiran berbagai tokoh penting menunjukkan dukungan penuh terhadap gerakan penghijauan dan ketahanan pangan lokal. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Camat Wangon, Bapak Waloyo, S.Sos., yang hadir mewakili Camat Wangon, serta Bapak Supriyanto dari bagian Tata Usaha Koramil Wangon yang mewakili Danramil Wangon. Dukungan dari unsur kepolisian juga ditunjukkan dengan kehadiran perwakilan dari Polsek Wangon. Selain itu, hadir pula Kepala Desa Klapagading Kulon, Bapak Karsono, Direktur BumDes, Bapak Tri Budianto, serta Ibu Dina selaku Kepala Dusun setempat yang turut mendampingi pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Dalam sambutannya, Direktur UT Purwokerto menyampaikan bahwa program UT Greeneration merupakan investasi jangka panjang bagi ekosistem lokal.

“Universitas Terbuka tidak hanya fokus pada pendidikan jarak jauh yang berkualitas, tetapi juga harus hadir menjadi solusi bagi isu-isu lingkungan. Melalui penanaman pohon dan penebaran ikan ini, kita sedang membangun ‘tabungan’ alam untuk memastikan generasi mendatang masih bisa menikmati lingkungan yang asri,” ujar Ibu Direktur.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Camat Wangon, Bapak Waloyo, S.Sos., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan oleh UT Purwokerto. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat desa memberikan dampak positif, terutama dalam mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam. Bapak Waloyo berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi institusi lain untuk turut berkontribusi dalam pembangunan wilayah Kecamatan Wangon, khususnya dalam aspek lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai kontribusi nyata, UT Purwokerto menyerahkan berbagai bantuan fisik yang akan dikelola bersama masyarakat desa. Bantuan tersebut meliputi 40 bibit pohon yang terdiri dari jenis Tabebuya, Ketapang Kencana, dan Pucuk Merah untuk penghijauan desa, serta 50 kg bibit ikan Mujair dan Nila Merah yang ditebar di perairan setempat. Selain itu, diserahkan pula 6 papan rambu himbauan untuk menjaga kelestarian alam dan 5 set tempat sampah organik serta non-organik guna mendukung manajemen limbah yang lebih baik di lingkungan desa.

Kepala Desa Klapagading Kulon, Bapak Karsono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UT Purwokerto. Ia menyatakan bahwa bantuan berupa bibit, ikan, hingga sarana kebersihan ini akan dikoordinasikan melalui BumDes agar memberikan dampak ekonomi sekaligus ekologis yang berkelanjutan bagi warga.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan simbolis seluruh bantuan oleh  Direktur UT Purwokerto kepada perangkat desa. Sinergi ini, diharapkan menjadi pemantik semangat gotong royong warga dalam menjaga kelestarian alam secara kolektif dan berkelanjutan di wilayah Wangon.