Back

Kuliah Umum Internasional UT Purwokerto Hadirkan Pakar IIUM, Bahas Teknologi Pemuliaan Ikan dan Mindset Mahasiswa

foto_kuliahumum-2
previous arrow
next arrow

Purwokerto – Universitas Terbuka Purwokerto menyelenggarakan kuliah umum internasional yang diikuti oleh 195 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Terbuka, Universitas Jenderal Soedirman, serta UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Direktur UT Purwokerto dalam sambutannya menyampaikan bahwa UT merupakan pionir pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh di Indonesia dengan jaringan layanan pendidikan yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Model pembelajaran fleksibel ini memungkinkan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk tetap memperoleh akses pendidikan tinggi.

Kegiatan kuliah umum ini juga menjadi bagian dari penguatan kolaborasi akademik antara Universitas Terbuka dan International Islamic University Malaysia. Kerja sama tersebut diharapkan dapat berkembang ke berbagai bidang, mulai dari penelitian bersama, pengabdian masyarakat, pertukaran mahasiswa, hingga program double degree dan transfer kredit.

Dalam sesi utama, narasumber dari International Islamic University Malaysia, Dr. Muhammad Fitri bin Yusof, menyampaikan kuliah bertema “Genetic Improvement and Breeding Technologies: The Future of Effective Fish Production.”

Dalam pemaparannya, Dr. Fitri menjelaskan bahwa teknologi pemuliaan ikan memainkan peran penting dalam meningkatkan produktivitas sektor akuakultur. Melalui pendekatan genetic improvement, para peneliti dapat mengembangkan varietas ikan unggul dengan karakteristik pertumbuhan lebih cepat, tingkat kelangsungan hidup lebih tinggi, serta ketahanan terhadap penyakit.

Ia juga menjelaskan bahwa penerapan breeding technologies memungkinkan proses seleksi indukan dilakukan secara lebih sistematis dan berbasis data, sehingga dapat menghasilkan strain ikan dengan kualitas genetik yang lebih baik. Teknologi ini menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menjaga keberlanjutan sektor perikanan.

Menurutnya, integrasi antara ilmu genetika, teknologi pemuliaan, dan manajemen budidaya akan menjadi kunci dalam menciptakan sistem produksi ikan yang lebih efektif di masa depan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan sesi motivasi dari alumni UT, Drs. Waidi, MBA.Ed., yang mengangkat topik Growth Mindset. Dalam paparannya, ia mengajak mahasiswa untuk membangun pola pikir yang terbuka terhadap pembelajaran dan perubahan.

Menurutnya, mahasiswa yang memiliki growth mindset akan lebih siap menghadapi tantangan dan mampu mengembangkan potensi dirinya secara maksimal.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini menjadi wadah pertukaran wawasan antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sekaligus memperkuat jejaring akademik regional dan internasional.