
235 Mahasiswa UT Purwokerto Ikuti Bimbingan Akademik, Fokus pada Riset dan Publikasi Ilmiah
PURWOKERTO – Universitas Terbuka (UT) Purwokerto meningkatkan kualitas akademik mahasiswa melalui kegiatan Bimbingan Akademik bertema “Smart Research & Smart Students: Strategi Riset & Sitasi Otomatis”. Kegiatan ini diikuti 235 peserta, di Aula Lantai 4 Gedung UT Purwokerto, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan riset yang lebih terarah, termasuk teknik sitasi otomatis yang sangat dibutuhkan dalam penulisan karya ilmiah.
Direktur UT Purwokerto, Dr Prasetyarti Utami, S.Si,.M.Si (Dr Tami) meneyampaikan, kegiatan bimbingan akademik akan terus digelar secara berkelanjutan, sebagai upaya meningkatkan kualitas mahasiswa.
“UT Purwokerto akan selalu mengadakan bimbingan akademik untuk meningkatkan kualitas akademik mahasiswa. Sejak semester satu, mahasiswa harus mulai mengenal riset, memahami penulisan artikel, hingga mampu menghasilkan karya ilmiah,” ujarnya.
Dia berharap, mahasiswa UT tidak hanya mampu menyelesaikan studi, tetapi juga dapat menulis karya ilmiah yang layak dipublikasikan di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai manfaat, mulai dari peningkatan kemampuan riset, pemahaman sitasi otomatis, hingga dukungan dalam penulisan tugas akademik dan skripsi. Kegiatan ini juga menjadi ajang memperluas wawasan akademik serta membangun jejaring antarmahasiswa.
Materi utama disampaikan Dekan FPIK Unsoed, Prof Dr Ir Endang Hilmi, S.Hut, Msi, yang membahas pentingnya publikasi ilmiah. Dia menekankan, menulis merupakan proses yang harus terus dilatih dan menjadi bagian dari perjalanan akademik mahasiswa.
“Menulis bukan hanya soal tugas, tetapi juga bentuk aktualisasi diri. Dari tulisan, kita bisa menyampaikan gagasan, hasil penelitian, hingga memberikan manfaat bagi generasi berikutnya,” jelasnya.
Dia juga memaparkan berbagai jenis tulisan, mulai dari tulisan pribadi, karya sastra, tulisan populer, hingga tulisan ilmiah dan publikasi akademik. Menurutnya, setiap jenis tulisan memiliki peran dan dampak tersendiri, baik positif maupun negatif, tergantung pada isi dan tujuan penulisannya. (*)





